BI Terbitkan UPK 75 TAHUN RI, Kuota Penuh

Sumber: Foto SmartFM Surabaya · Published 21 July 2020 · Updated 21 July 2020

SURABAYA, SMARTFMSURABAYA.com – Bank Indonesia telah menerbitkan 1 lembar Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK75) kertas bernilai Rp 75.000 tepat di hari kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2020 sebanyak 75juta se-Indonesia. Kepada SMARTFM dalam talkshow bersama Bank Indonesia, Imam Subarkah, Kepala Grup Sistem Pembayaran dan Peredaran Uang Rupiah kantor wilayah Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur menjelaskan latar belakang yang utama adalah rasa syukur.

“Ini memang uang yang dicetak khusus dalam rangka memperingati perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke-75. Latar belakangnya adalah satu mensyukuri kemerdekaan Indonesia yang ke-75 dan juga mensyukuri pencapaian-pencapaian Indonesia selama 75 tahun ini, Dan yang kedua tentunya ini untuk mengukuhkan atau memperkokoh sebenarnya Rupiah sebagai kedaulatan di Indonesia dan yang ketiga adalah ini bagian dari kami Bank Indonesia (BI) dan juga pemerintah untuk berbagi kebahagian di peringatan yang ke-75 tahun kemerdekaan Indonesia ini”, jelasnya, Rabu (19/08/2020).

UPK 75 merupakan commemorative money yang hanya terjadi pada peristiwa atau peringatan tertentu di Republik Indonesia. Sebelumnya dalam konteks kemerdekaan Indonesia telah terbit uang baru yakni pada saat hari kemerdekaan RI ke-25 tahun, ulang tahun Indonesia yang ke-45 tahun dan pada saat ulang tahun Indonesia yang ke-50 tahun. Penerbitan uang baru ini, menggunakan pola 25 tahunan dan direncanakan setelah ulang tahun ke-75 tahun berencana akan ada penerbitan uang baru pada saat HUT RI ke-100 tahun.  

“Uang ini adalah uang khusus cemmomerative money jadi hanya dicetak sekali saja, tidak akan di cetak lagi di tahun-tahun berikutnya dan itu akan di edarkan, 17 kemarin sebenarnya launching resmi sudah mulai bisa di tukarkan tanggal 18 sampai nanti habis”, ungkapnya, Rabu (19/08/2020).

Tema pada desain UPK75 terpampang beberapa anak kecil memakai baju adat dari beberapa daerah di Indonesia yang menggambarkan atau tersebar dari barat, tengah dan timur Indonesia yang mempunyai 3 makna yakni tentang rasa syukur kita dan tentang pencapaian-pencapaian yang telah di raih di Indonesia, untuk memperkokoh dan memperteguh Bhineka Tunggal Ika dan menyongsong masa depan gemilang.

“Karena edisi khusus, jadi kita desain secara khusus dan memang maknanya memiliki makna filosofi yang menurut saya cukup mendalam ya. Terkait rasa syukur kita dan juga tentang pencapaian-pencapaian pembangunan Indonesia, kedua sebenarnya bentuk dari wujud memperkokoh atau memperteguh ke Bhinekaan kita, jadi disinggung anak-anak yang memakai pakaian adat itu sebenarnya simbol dari ke Bhinekaan kita, jadi uang ini simbol untuk memperkokoh ke Bhinekaan dan makna yang ketiga sebenarnya kita ingini menggambarkan optimisme kita untuk menyongsong masa depan yang gemilang. Jadi optimis Indonesia sebagai negara maju kedepan akan segera tercapai ini makna yang ada di dalam desain itu sendiri”, katanya, Rabu (19/08/2020).   

Sumber: Foto SmartFM Surabaya · Published 21 July 2020 · Updated 21 July 2020

UPK75 adalah uang sah yang diterbitkan BI untuk bisa digunakan bertransaksi di Indonesia. Terkait mekanisme penukaran UPK75 terdapat 2 periode yakni periode pertama tanggal 18 Agustus 2020 sampai 30 September hanya di Bank Indonesia atau Kantor Perwakian Bank Indonesia di seluruh Indonesia lalu untuk periode ke-2 adalah, pada bulan Oktober sampai uang habis di 5 bank jaringan yang ditunjuk BI yakni Bank: Mandiri, BNI, BRI, BCA dan CIMB NIAGA. Mekanisme awal melalui laman antrian online yakni website https://pintar.bi.go.id/ lalu mengisi data diri NIK, waktu, tanggal dan tempat pengambilan. Kemudian menyimpan bukti form digital yang sudah terverifikasi secara online, datang ke BI dengan waktu, tempat dan tanggal yang sudah di tentukan melalui antrian online dengan membawa KTP asli, uang penukaran 75ribu atau uang yang akan ditukarkan dengan satu lembar UPK75 dan bukti form pemesanan digital. BI juga telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat pada saat penukaran.

“Sebelum menukarkan smart listeners harus masuk ke dalam website https://pintar.bi.go.id/ peng inputan data disana yang paling utama adalah NIK sebenarnya dan itu harus sama dengan yang tercantum di KTP setelah itu akan dapat semacam surat bukti untuk pemesanan kemudian datang ke BI sesuai waktu dan lokasi yang sudah dipilih. Jangan lupa bawa KTP dan uang 75ribu, jadi 1 KTP asli hanya untuk 1 lembar UPK75. Memang untuk kondisi pandemi kita membatasi untuk penukaran hanya 150 per hari nya”, jelasnya, Rabu (19/08/2020).

Dari segi keamanan, Achmad Fauzi selaku Kepala Tim Pengelolaan Uang Rupiah menjelaskan secara rinci bagaimana melihat UPK75 dengan prinsip dilihat, diraba dan di terawang.

“Terkait dengan ciri-ciri pada uang 75 ribu yang di keluarkan dalam rangka kemerdekaan 75 tahun ini, sama seperti uang-uang yang sebelumnya uang rupiah. Kalau ciri umumnya seperti ada tanda tangan antara Gubernur Bank Indonesia dengan Menteri Keuangan lalu ada gambar utama tokoh Proklamator kita yaitu Soekarno dan Hatta lalu ada negara kesatuan RI. Ada nominal dalam bentuk angka maupun huruf. Cetak yang bisa dilihat, diraba dan diterawang ada cetak kasar itu biasanya ada di tulisan angka atau huruf lalu ada gambar utama ada di Burung Garuda di sisi depan, kalau kita raba akan terasa kasar. Di belakangnya pun ada 9 anak ini kalau kita raba akan terasa kasar. Ada gambar akan berubah warna yang ada di logo BI di bagian depan. Kalau diterawang ada logo BI, kalau diliat dari sisi muka dibawah angka 75 kalau dilihat sekilas itu tidak utuh tapi kalau kita terawangkan ke cahaya akan membentuk logo BI yang sempurna karna secara gambar saling isi antara depan dan belakang”, jelas Fauzi, Rabu (19/08/2020).

Himbauan terkait UPK75 Imam Subarkah mengatakan kalau masyarakat tidak perlu panik dan khawatir jika kuota periode 1 sudah penuh atau banyak penjualan UPK75 di market place, karena jumlah uang cukup untuk masyarakat Indonesia. “Intinya gitu, jangan panik jangan khawatir bahwa ini udah penuh , disana udah di jual online ada yang “goreng-goreng”, jangan khawatir uangnya cukup jumlahnya dan itu bisa di tukarkan dimana saja misalkan Smart Liteners ada di Surabaya kemudian haru ke Bandung di tanggal-tanggal tertentu, dia bisa pilih di bandung melalui Online itu jadi dia bisa ambil di bBandung. Atau Surabaya penuh lalu yang terdekat Kediri bisa ambil di kantor perwakilan Bank Indonesia di Kediri. Jangan khawatir uang nya bisa kebagian. Karena Tema untuk UPK75 tahun ini berbagi untuk warga Indonesia”, himbaunya, Rabu (19/08/2020).

Achmad Fauzi selaku Kepala Tim Pengelolaan Uang Rupiah juga menegaskan untuk mekanisme pengambilan jika dari masyarakat ada kendala yakni berhalangan hadir, dapat di waklikan dengan menggunakan surat kuasa bermaterai dan dengan membawa syarat-syaratnya.

“Pada saat pesan ternyata pada hari dan tanggal sama lokasi ada halangan tidak hadir, itu bisa diwakili dengan orang dengan membuat surat kuasa bermaterai cukup dan melampirkan juga KTP asli yang pemesan dan yang di beri kuasa untuk mengambil di BI. Untuk di tanggal 1 Oktober tidak hanya penukaran di Bank Indonesia jadi ada di 5 bank, jadi kesempatan untuk mendapatkan bisa lebih banyak lagi”, tegasnya, Rabu (19/08/2020). [lin]

SmartFM Surabaya

SmartFM, sebuah jaringan radio Group of Kompas Gramedia, yang bersegmentasi business dan inspiration

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *