Habitat For Humanity Beri Tempat Singgah Untuk Tenaga Medis di Surabaya

Sumber: Foto SmartFM Surabaya · Published 5 August 2020 · Updated 5 August 2020

SURABAYA, SMARTFMSURABAYA.com – Meski pandemi COVID-19 di Surabaya belum usai dan masih menjadi perhatian utama, hal tersebut tidak menyurutkan pemerintah kota Surabaya, bersama tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk terus bahu membahu memutus rantai penyebaran virus Covid-19. Berbagai upaya terus dilakukan oleh pemerintah kota Surabaya, mulai dari memastikan agar masyarakat taat melaksanakan protokol kesehatan, mengoptimalisasikan peranan kampung tangguh, dan yang paling utama adalah memberi perhatian penuh terhadap kebutuhan tenaga kesehatan yang berjuang di garda terdepan. Semangat pemerintah kota diikuti oleh kesigapan para tenaga kesehatan berjuang lebih menyembuhkan pasien Covid-19, meski jumlahnya tidak seimbang dengan pasien yang dirawatnya.

drg. Febria Rachmanita, MA., Direktur RSUD dr. M. Soewandhie Surabaya menuturkan “Jumlah pasien yang terinfeksi di Surabaya ada sebanyak 8.980, namun kami sangat bergembira karena jumlah pasien yang sembuh juga banyak yaitu sebanyak 5.597. Pemerintah kota Surabaya tidak berhenti melakukan upaya, mulai dari melakukan tes masif secara rutin kepada seluruh masyarakat untuk memetakan pasien positif, melakukan tracing, termasuk isolasi dan terapi. Disinfektan selalu dilakukan di semua rumah sakit rujukan Covid-19 untuk mencegah penularan. Kami sangat menyadari bahwa tenaga kesehatan telah bekerja keras dalam merawat pasien. Di RS dr. M. Soewandhie sendiri sudah terdapat 1024 pasien yang harus dilayani oleh tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan rentan dengan penularan karena melakukan kontak langsung dengan pasien sehingga tempat singgah yang disediakan Habitat for Humanity Indonesia bersama OPPO Indonesia sangat membantu. Saya berharap program ini dapat berjalan terus sehingga stamina tenaga kesehatan dapat dipulihkan dan secara kejiwaan stress mereka dapat hilang dengan menginap di hotel yang nyaman”, ungkap Feny sapaan akrab Febria, Selasa (04/08/2020).

Perjuangan yang tanpa menyerah itu diungkapkan oleh seorang perawat yang bertugas menangani pasien Covid-19 di RS dr. M. Soewandhie, Wahyu, “Saya harus cepat tanggap ketika menemukan pasien sedang kritis melalui pantauan cctv. Saya harus berlari secepat mungkin dengan menggunakan APD yang lengkap untuk segera melakukan observasi dan melaporkan ke bagian ICU, melakukan anastesi, dan melaporkan ke dokter agar segera menanganinya. Hal itu harus dilakukan lebih cepat daribiasanya karena memang dampak dari virus ini sangat berbahaya Jangan dekat-dekat dengan dia. Seperti ini sering saya dengar dari tetangga ketika pulang kerumah. Hal itu mengganggu ketenangan pikiran dan kenyamanan saya saat beristirahat di rumah. Meskipun sudah melakukan protokol kesehatan, tetap ada rasa khawatir ketika saya berdekatan dengan anak saya yang masih kecil”, kata Wahyu, Selasa (04/08/2020).

Sumber: Foto SmartFM Surabaya · Published 5 August 2020 · Updated 5 August 2020

Sebagai organisasi kemanusiaan yang berfokus pada penyediaan hunian layak, Habitat for Humanity Indonesia terpanggil untuk turut mendukung upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah kota Surabaya. Sejak 13 April 2020 organisasi ini melaksanakan program #TempatSingahPejuangMedis di Jakarta dan sejak Mei memperluas cakupan wilayah bantuannya sampai ke Surabaya. Habitat telah membantu lebih dari 1.500 pejuang medis, 650 diantaranya tenaga kesehatan di Surabaya. Kami akan terus mendukung upaya pemutusan rantai penyebaran virus Covid-19 di Surabaya. Kami percaya dengan dengan adanya tempat singgah, tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dapat kuat dan bertahan untuk memerangi Covid-19 dengan sepenuh hati dan sekuat tenaga, merawat dan menyembuhkan pasien sampai pandemi iniusai. Masih banyak tenaga kesehatan yang membutuhkan tempat singgah ini, untuk itu kami mengajak masyarakat untuk tetap mendukung dan berdonasi agar misi mulia ini dapat dilanjukan”, tutur Susanto Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia, dalam konferensi pers virtual, Selasa (04/08/2020).

Program untuk tenaga medis tersebut juga dibantu oleh Oppo Indonesia.

Untuk memastikan keselamatan dan kesehatan para pejuang medis, tempat singgah dipilih di hotel yang telah menerapkan standar prosedur operasional sesuai dengan protokol kesehatan, seperti pengecekan suhu tubuh, penggunaan masker, penyediaan cairan hand sanitizer, dan penyemprotan disinfektan baik di kamar maupun diseluruh lingkungan hotel secara berkala. Asupan gizi makanan dan minuman juga disiapkan dengan baik.

Program “TempatSinggahPejuangMedis” di Surabaya ini terbuka bagi seluruh masyarakat yang ingin turut mengapresiasi perjuangan dan pengorbanan para tenaga kesehatan sebagai garda terdepan di masa pandemi ini. Masyarakat dapat melakukan tindakan nyata, mengurangi penyebaran COVID-19  dengan berdonasi langsung melalui laman kitabisa.com/habitatpejuangmedis, benihbaik.com/campaign/tempat-singgah-untuk-pejuang-medis, maupun menu donasi diaplikasi DANA.

SmartFM Surabaya

SmartFM, sebuah jaringan radio Group of Kompas Gramedia, yang bersegmentasi business dan inspiration

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *