Kisah Inspiratif Penjual Soto Saat Pandemi

Foto: Wiwik Nurwanti melayani siapapun yang ingin menikmati soto ayamnya secara gratis

SURABAYA, SMARTFMSURABAYA – ​ Di tengah berkurangnya omzet penjualan akibat pandemi Covid-19 seorang pedagang makanan di kota Blitar justru bersedekah ratusan porsi soto.

Sepintas tidak ada yang berbeda dari lapak kuliner kaki lima di kelurahan Sentul kota Blitar ini. Namun siapa sangka di tempat ini warga diperbolehkan makan soto secara gratis.

Pemiliknya adalah Wiwik Nurwanti. Ibu 55 tahun ini sengaja menggratiskan dagangannya demi meringankan beban warga di tengah pandemi Covid-19.

Wiwik rela melakukan aksi sosial tersebut, meski omzet penjualan dagangannya sedang turun drastis akibat adanya pembatasan sosial (PPKM). Baginya, saling menolong di tengah pandemi jauh lebih penting daripada meningkatkan omzet pendapatan.

“Turun drastis tapi saya tidak mengeluh. Memang ini ujian dari Allah, tetap berusaha. Sudah ada rencana untuk kedepan apa yang akan saya sajikan ke orang lewat, orang fakir miskin. Hari ini masak empat kilo (beras), ayamnya juga kampung, biar untuk kesehatan. Siapa saja yang menginginkan monggo. Orang lewat, teman-teman, tetangga, monggo memang saya sudah pasang status (sosmed) anak saya juga pasang status. Memang diniati,” ungkap Wiwik.

Setiap harinya Ibu Wiwik menghabiskan 4 kilogram beras serta daging ayam untuk diolah menjadi makanan soto. Tanpa banyak berpikir begitu masakan sudah matang Wiwik kemudian memberikannya secara gratis kepada siapa saja yang membutuhkan.

Selain berbagi makanan soto Wiwik Nurwanti juga rutin bersedekah makanan ke sejumlah Masjid di kota Blitar. Aksi sosial tersebut telah ia kerjakan sejak awal tahun 2020 lalu. [bud]

SmartFM Surabaya

SmartFM, sebuah jaringan radio Group of Kompas Gramedia, yang bersegmentasi business dan inspiration

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *