Memasuki Libur Panjang, KBS Terapkan 2 Sesi Kunjungan dan Prokes Ketat

Sumber Foto SmartFM Surabaya ·  Akses foto www.surabayazoo.co.id · Kebun Binatang Surabaya

SURABAYA, SMARTFMSURABAYA.com – Rangkaian protokol kesehatan yang dilakukan dalam rangka libur panjang dari 28 Oktober 2020 hingga 1 November 2020, Kebun Binatang Surabaya(KBS) di masa pandemi ini mengantisispasi lonjakan pengunjung dengan membagai 2 sesi dan protokol kesehatan yang ketat. Diawali dengan melakukan pembelian tiket masuk online di laman www.surabayazoo.co.id. di website KBS, para pengunjung dapat melihat kuota atau kapasitas pengunjung yang masih tersedia dan dapat melihat jam sesi kunjungannya.

Para pengunjung dibagi dalam 2 sesi. Untuk pagi hari pukul 08.30 sampai 11.30 dan untuk siang hari 12.30 hingga 15.30WIB. Jeda yang dilakukan oleh management KBS yakni untuk melakukan sterilisasi dan penyemprotan di area-area KBS sekaligus untuk mengantisipasi kerumunan di masa pandemi Covid-19

Terkait dengan kuota pengunjung untuk Senin sampai Kamis 1.500, Jumat 500 kemudian Sabtu, Minggu dan hari besar yakni 3.000 pengunjung. Jika sudah melebihi 3.000 pengunjung maka tidak akan diperbolehkan masuk oleh pihak KBS. Lastri Pujiono, Kepala Departemen Marketing KBS menegaskan pihak KBS sangat disiplin untuk protokol kesehatan dan menjelaskan kalau di KBS telah menerapkan alur masuk maupun keluar pengunjung KBS guna mengurangi pengunjung bergerombol.

“Di dalam KBS sendiri ada alur yang harus dilalui pengunjung. Jadi mulai pintu masuk sampai dengan keluar itu melalui alur yang sudah ditentukan. Di titik-titik perempatan akan diingatkan petugas ketika para pengunjung nanti, barangkali lupa untuk memakai maskernya, itu diingatkan oleh para petugas yang sudah stand by untuk selalu mengenakan masker”, jelasnya.

Sumber Foto SmartFM Surabaya ·  Akses foto www.surabayazoo.co.id · Kebun Binatang Surabaya

Selain itu, di masa pandemi Covid-19 pihak management KBS guna menekan penyebaran covid-19 pada saat masuk masyarakat diharuskan memakai masker, mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan, terdapat pengecekan suhu tubuh oleh petugas, penyemprotan disinfektan atau sterilisasi.

Untuk menghindari terjadinya kerumunan atau bergerombol di KBS, pihak management KBS tidak memperkenankan pengunjung untuk melakukan gelar tikar unuk sekedar menikmati pemandangan atau makan bersama.

“Perlu diingat di dalam area Kebun Binatang Surabaya masih belum diperkenankan untuk menggelar tikar. Jadi para pengunjung yang nanti menggelar tikar akan diingatkan oleh petugas untuk tidak berkerumun atau bergerombol”, tegas Lastri. [lin]

SmartFM Surabaya

SmartFM, sebuah jaringan radio Group of Kompas Gramedia, yang bersegmentasi business dan inspiration

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *