Strategi Bertahan dan Berkembang di Masa Pandemi Covid-19 Para Pelaku UKM dan UMKM di Indonesia

Sumber: Foto SmartFM Surabaya · Published 31 August 2020 · Updated 31 August 2020

SURABAYA, SMARTFMSURABAYA.com – Strategi bertahan dan berkembang di masa krisis pandemi Covid-19 dibahas dalam Motivation Talkshow bersama SMARTFM Networks di 10 Kota secara virtual melalui Zoom, yakni dengan narasumber Eloy Zalukhu , Mr.Fusion, Theorentric Motivator dan Sales Training Expert dan Riana Taluki, Head of HSBC Indonesia Fusion PT Bank HSBC Indonesia, Senin (31/08/2020). Menurut pandangan Elloy Zalukhu definisi krisis berdasarkan buku yang dibacanya adalah time, intense dan difficulties. Difficulties dari sisi pandemi Covid-19 adalah krisis multi dimensi yang berawal dari keuangan yang juga berdampak pada Ekonomi termasuk pada UMKM ( Usaha Mikro Kecil Menengah) Indonesia”, paparnya, Senin (31/08/2020)

“Saya pernah membaca buku crisis ada yang mengatakan itu a time of intense difficulty bahkan bisa difficulties. Jadi ada 3 kata penting time waktu, intense itu berarti yang sangat luar biasa berat, difficulties itu berarti ada kesulitan disana dan kalau kita berbicara untuk Indonesia bahkan untuk dunia saat ini, kan kita mengalami difficulties itu dari sisi Covid-19. Ini memang multi dimensi krisisnya karena awalnya keuangan tapi kemudian juga berdampak pada Ekonomi yang tadi di sampaikan oleh maz Daryl termasuk teman-teman pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah).

Elloy juga menjelaskan krisis dari segi bisnis, ada 3 kata kunci penting saat menghadapi krisis yakni knowing, accepting dan adapting. Knowing kita memahami kalau namanya bisnis bisa jatuh bisa naik lagi, accepting menerima keadaan dan adaptiveness bagaimana kita bisa beradaptasi di segala keadaan.

“Pada tahun 2000 saya pernah membaca buku yang sangat bagus dan mempengaruhi hidup saya dalam menghadapi berbagai macam kesulitan bisa dan disebut krisis termasuk juga saya pelaku UKM dan juga melakukan beberapa hal berhubungan dengan bisnis penulisnya adalah Morgan Scott Peck berjudul The Road Less Traveled. Ada satu Jalan yang jarang dilalui orang yaitu krisis. Hidup ini sulit, sepertinya pesimis sekali tapi tidak beliau mengatakan justru ketika kita memahami bahwa memang hidup itu ada krisisnya. Tetapi sekali kita memahami dan menerima berarti kata kuncinya ada disitu knowing, accepting dan adapting kata kuncinya. Knowing kita memahami kalau namanya bisnis bisa jatuh bisa naik lagi naik turun so, what itu part of the Game, accepting menerima keadaan dan adaptiveness bagaimana kita bisa beradaptasi dan dengan demikian yakin saya dengan begitu banyak support dari HSBC kita bisa bertahan dan bahkan bisa berkembang”, ujarnya, Senin (31/08/2020).

Sumber: Foto SmartFM Surabaya · Published 31 August 2020 · Updated 31 August 2020

Dalam kesempatan yang sama Riana Taluki, Head of HSBC Indonesia Fusion PT Bank HSBC mengatakan kalau posisi UKM adalah penting sekali karena UKM adalah tulang punggung di seluruh negara.

“Posisi UKM adalah penting, penting, penting sekali karena UKM itu adalah tulang punggung suatu negara bukan hanya di Indonesia tapi di seluruh negara. UKM di Indonesia ada sekitar 70 jiwa 25% dari penduduk atau populasi di Indonesia dan berkontribusi lebih dari 60% GDP untuk negara Indonesia dan UKM itu memberikan lapangan pekerjaan ke 160 juta penduduk Indonesia”, katanya, Senin (31/08/2020).

Di Indonesia masih banyak pelaku UKM yang Bankable, Non-Bankable dan menurut Riana Taluki, Head of HSBC Indonesia Fusion PT Bank HSBC dari segi perbankan secara umum, bahwa krisis di masa pandemi ini tentu adanya tetapi bisa dilihat dari sisi negatifnya dan positif dari fenomena ini yang sedang terjadi di seluruh dunia.Walaupun Impactnya terasa signifikan untuk UKM tetapi ada “things” yang bisa HSBC Indonesia bantu untuk membuat skillup bisnis UKM dan bisa menghidupkan perputaran ekonomi .

“Secara umum kita tahu bahwa krisis itu pasti akan terjadi, pandemi Covid ini kan lebih ke kesehatan dan impact nya itu signifikan ke beberapa industri tertentu. Namun UKM pasti akan terdampak jika dalam industri tersebut tapi ada juga UKM yang positif bertumbuh sesuai dengan benefit dari masa yang ada sekaranag. Jadi kita bisa lihat dari sisi negatifnya tetapi kita juga bisa lihat dari sisi positifnya dan saya melihat itu memang fenomena di seluruh dunia seperti ini. Impactnya signifikan untuk UKM tetapi ada “things” yang bisa kita bantu untuk mereka skillup bisnisnya, bisa mulai lagi dan bisa hidup kembali perputaran Ekonominya”, Senin (31/08/2020). [lin]

SmartFM Surabaya

SmartFM, sebuah jaringan radio Group of Kompas Gramedia, yang bersegmentasi business dan inspiration

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *