Wisata Bromo Dibuka, Begini Penerapan Protokol Kesehatan dan Pendaftarannya

Sumber: Foto Salah Satu Wisatawan Motor Trail Gunung Bromo SmartFM Surabaya · Published 29 August 2020 · Updated 29 August 2020

SURABAYA, SMARTFMSURABAYA.com – Gunung Bromo adalah tempat wisata dengan eksotisnya pemandangan gunung vulkanik. Kini kembali dibuka setelah ditutup sekitar 6 bulan lamanya sejak pandemi Covid-19. Pembukaan wisata Bromo tersebut sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 261/MenLHK/KSDAE/KSA.0/6/2020, Tentang Reaktivasi bertahap kawasan Taman Nasional, Taman Wisata Alam, dan Suaka Margasatwa Untuk Kunjungan Wisata Alam dalam Kondisi Transisi Akhir COVID-19.

Gubernur Khofifah Indarparawansa mengatakan kalau harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat.”Khusus untuk pintu masuk Kabupaten Probolinggo, Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo akan memberlakukan protokol kesehatan dengan ketat”, kata Khofifah di gedung Negara Grahadi, Jumat (28/08/2020).

Ada banyak penerapan protokol kesehatan yang harus dipatuhi para wisatawan dan seluruh warga di Gunung Bromo yakni diwajibkan memakai masker dan sarung tangan, wisatawan akan di cek suhu tubuh, melakukan social distancing dan dihimbau untuk tidak berkerumun.

Untuk wisatawan dibatasi hanya 20 persen perhari nya dari total kapasitas daya tampung sekitar 739 orang. Para wisatawan yang ingin melihat panorama Gunung Bromo wajib mendaftar lewat online di laman bookingbromo.bromotenggersemeru.org karena tidak disediakan layanan penjualan langsung atau offline. [lin]

SmartFM Surabaya

SmartFM, sebuah jaringan radio Group of Kompas Gramedia, yang bersegmentasi business dan inspiration

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *